Kembali ke Artikel

Melanjutkan Hidup Setelah Putus Cinta

Yang harus diingat adalah bahwa hidup Anda belum berakhir

Saat putus atau berpisah dari pasangan, pastinya kebanyakan orang akan merasa sedih dan patah hati. Namun, penting untuk diingat bahwa putusnya hubungan tersebut bukanlah akhir dari segalanya. Anda harus bisa mengambil sisi positif atau hikmah dari putusnya hubungan tersebut. Siapa tahu berakhirnya hubungan Anda dengan pasangan tersebut merupakan titik awal dari pertemuan Anda dengan cinta sejati yang sebenarnya.

Kata orang jatuh cinta itu memang berjuta rasanya, akan tetapi putus cinta pun tidak kalah menyakitkannya. Tak bisa dipungkiri bahwa kita memang perlu waktu dan proses untuk menyembuhkan luka yang timbul setelah putus dari orang yang sekian lama kita cintai. Yang harus diingat adalah bahwa hidup Anda belum berakhir hanya karena urusan asmara dan romansa dengan dia sudah tidak bisa lagi diteruskan. Berikut ini beberapa hal yang harus dihindari setelah Anda memutuskan untuk mengakhiri hubungan asmara dengan pasangan.

Memakai Namanya Menjadi Bagian Diri Anda

Setelah berpisah dari pasangan, Anda pasti merasa sedih dan terpukul. Namun, jangan sampai perasaan ini berlarut-larut sehingga mengakibatkan Anda melakukan hal-hal gila yang justru membuat tidak bisa melupakan sang mantan dan semua kenangan yang telah Anda lewati bersama. Ingatlah bahwa jangan pernah berpikir untuk mengukir namanya atau apapun yang berhubungan dengan dirinya di tubuhmu (tato). Anda akan menyesal apabila suatu hari nanti ingin menghilangkan tattoo tersebut namun tetap saja akan menghilangkan bekas di tubuh Anda.

Hentikan Komunikasi Untuk Sementara

Bersama dengan orang yang disayang dalam waktu lama tentu akan menyisakan kenangan yang akan dirindukan dan tak mudah untuk dilupakan. Kenangan baik maupun pahit bersama mantan pasangan akan menjadi momen yang perlahan akan hilang dari kehidupanmu. Tidak peduli seberapa mengecewakannya hubungan yang dijalani, pasti akan ada masanya Anda saling merindukan. Karena Anda pernah menghabiskan waktu bersama saling menghormati dan mencintai.

Namun, rasa rindu yang dirasakan bukanlah alasan buat Anda untuk memulai kembali menjalin komunikasi dengan mantan. Memang putusnya hubungan cinta bukan berarti putus komunikasi. Tapi, saat baru putus cinta, Anda akan memerlukan jeda dan menjaga jarak untuk bisa perlahan bangkit dari keterpurukan dan menerima kenyataan tentang hubungan kalian. Jika Anda sudah merasamove ondan bisa bangkit dari keterpurukan, sesekali menghubungi si mantan untuk menjaga komunikasi bisa dilakukan. 

Lakukan Hobi dan Kegiatan Positif

Usahakan jangan sampai ada waktu kosong dalam satu hari kecuali untuk istiahat dan tidur. Karena biasanya saat baru putus, jika Anda hanya menghabiskan waktu dengan melamun maka nantinya Anda hanya akan memikirkan mantan. Karena itu, sangat dianjurkan untuk melakukan berbagai kegiatan yang menjadi hobi untuk mengisi waktu luang tapi ingatlah untuk tidak berlebihan juga.

Tolak Ukur Terhadap Calon Pasangan Lain

Anda harus segera menghapus bayang-bayang mantan meski memang rasanya agak susah untuk menerima orang lain yang mendekati. Biasanya mantan masih dijadikan tolak ukur saat Anda akan bertemu calon pasangan lain. Jangan pernah menilai orang lain berdasarkan pengalamanmu dengan sang mantan. Ingat, setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Berusaha untuk membuka hati untuk menjalin hubungan intim dengan lawan jenis adalah hal yang sangat penting dilakukan setelah putus cinta. Banyak orang yang menganggap bahwa yang dimaksud hubungan intim hanya sesuatu berhubungan dengan perilaku dan tindakan seksual. Padahal, yang dimaksud dengan keintiman adalah perasaan untuk saling mengerti, mencintai, peduli dan kemampuan untuk saling berbagi dalam keadaan apapun.