Apa Alasan Diperingati Hari Kondom Sedunia?
Breadcrumbs

Peringatan Hari Kondom Sedunia

Di Kenya, Afrika Selatan dan Swiss, terdapat billboard khusus yang mengkampanyekan gerakan cinta kondom

Tanggal 13 Februari diperingati sebagai Hari Kondom Sedunia atau Internaational Condom Day yang awalnya dicanangkan oleh AIDS Healthcare Foundation (AHF). Hal ini dilakukan sebagai salah satu kampanye peduli pencegahan penyakit AIDS dengan cara mendistribusikan kondom gratis dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku seks yang aman. Kampanye di berbagai media pun telah dilakukan pada 39 kota di 13 negara dari siang sampai malam di setiap liburan akhir pekan. Berbagai kegiatan kampanye yang dilakukan diantaranya adalah penerbangan pesawat yang membawa iklanbannerdi atas pantai selatan Florida Miami yang mempromosikan International Condom Day dan pembagian kondom gratis pada siang hari selama acara Ocean Drive berlangsung.

Di Kenya, Afrika Selatan dan Swiss, terdapat billboard khusus yang mengampanyekan gerakan cinta kondom.Billboardt ersebut juga mempromosikan hadiah kondom dan pengujian gratis di masing-masing negara. Di kota Phnom, Kamboja, para relawan mendistribusikan sekitar 130.000 kondom gratis di tempat-tempat hiburan umum, klub malam, dan taman kota. Di kota Veracruz, Meksiko, AHF mendistribusikan kondom gratis beserta enam kota lainnya. Pemilihan tanggal tersebut hampir bertepatan dengan karnaval tahunan yang populer di Veracruz sehingga berhasil menarik perhatian banyak publik dan media. Di Moskow, Rusia, pendistribusian kondom gratis dan penyuluhan pencegahan penyakit HIV mengambil tempat di berbagai klub malam populer, diskotek, universitas, bioskop dan juga memberikan layanan tes HIV secara gratis.

Di Kiev, Ukraina, pemberian kondom dan layanan pengujian HIV berlangsung selama 2 hari dan juga diadakan di 8 kota besar lainnya. Setelah 25 tahun sejak AIDS pertama kali menyebar, pihak yang berkaitan sebagian besar telah gagal dalam melakukan upaya pencegahan HIV. Hal ini merupakan sesuatu yang sebenarnya masih dapat dan harus diubah, seperti dilansir oleh Terri Ford yang menjabat sebagai AIDS Healthcare Foundation’s Senior Director of Global Policy and Advocacy. Gerakan cinta kondom telah menanamkan sebuah sugesti terhadap masyarakat di seluruh dunia. Kondom merupakan metode pencegahan AIDS yang paling sederhana dan murah. Gerakan ini juga mengingatkan agar menegakkan kembali pesan bijak tentang mencintai diri sendiri dan mencintai pasangan. Hari kondom sedunia menawarkan kesempatan tidak lazim, namun sangat kreatif bagi kelompok di seluruh dunia untuk mendapatkan jalan keluar tentang pentingnya penggunaan kondom dan tes HIV.

Peringatan hari kondom sedunia yang berlangsung di negara-negara dan kota-kota besar ini benar-benar menakjubkan dan pihak AHF berterima kasih kepada masing-masing pihak yang berdedikasi dan antusias dalam menyukseskan kegiatan ini. Dr. Penninah Amor sebagai Kepala Biro Afrika untuk Yayasan Kesehatan AIDS menyatakan bahwa pengetahuan tentang kondom mungkin tinggi, namun ketersediaan dan akses yang mudah terhadap kondom terus menjadi penghalang utama bagi orang-orang untuk menggunakan kondom secara konsisten. Pihaknya terus mengupayakan segala cara agar kondom menjadi lebih banyak tersedia untuk umum dan lebih mudah didapatkan. Penggunaan kondom adalah strategi yang efektif untuk mengurangi penyebaran HIV dan berbagai infeksi penyakit seksual menular lainnya.

AIDS Healthcare Foundation (AHF) memperingati hari kondom sedunia agar masyarakat dunia meningkatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS dan menganjurkan penggunaan kondom secara konsisten. Pihaknya berharap bahwa penggunaan kondom dapat menjadi salah satu strategi utama untuk mengurangi dan mencegah penularan HIV di seluruh dunia. AIDS Healthcare Foundation (AHF) sendiri merupakan organisasi AIDS global terbesar di dunia yang sampai saat ini sudah memberikan perawatan medis dan layanan kesehatan kepada sekitar 151.000 penderita AIDS dan 26 negara di seluruh dunia.