Breadcrumbs

Awas, Perilaku Seks Berisiko Sebabkan Penyakit STIS

Oleh: dr. Theresia Rina Yunita dari Tim Redaksi Klikdokter

 

Perilaku seks berisiko dapat dikaitkan dengan penyakit STIS alias Sexually Transmitted Infections. Ini fakta medis selengkapnya.

Penyakit menular seksual alias STIS (Sexually Transmitted Infections) adalah suatu keadaan yang bisa sangat mengganggu kehidupan seksual. Salah satu penyebab terjadinya STIS adalah perilaku seks berisiko.

Apa itu perilaku seks berisiko? Ini adalah perilaku terkait seks tanpa memerhatikan kondisi kesehatan, kebersihan dan faktor-faktor penting lainnya. Beberapa hal yang termasuk sebagai perilaku seks berisiko, di antaranya:

  • Hubungan seksual tanpa kondom
  • Seks bebas sering berganti-ganti pasangan seksual
  • Hubungan seks anal (penis dengan anus)
  • Hubungan seks oral (genital dengan mulut)
  • Hubungan seks di bawah umur (sebelum usia 18 tahun)
  • Hubungan seks dengan pemakai narkotika suntik

Jenis-jenis STIS

STIS ditularkan melalui hubungan seksual, terpapar darah, cairan vagina, sperma atau cairan lainnya yang berasal tubuh penderita.

Berikut adalah jenis-jenis dan penyebab STIS yang patut Anda waspadai:

  • Infeksi bakteri

STIS jenis ini biasanya disebabkan oleh paparan bakteri Neisseria gonorrhoeae, Chlamydia trachomatis, Treponema pallidum dan Haemophilus ducreyi.

  • Infeksi virus

Beberapa jenis virus yang bisa menyebabkan terjadinya STIS, antara lain adalah Human Immunodeficiency Virus (HIV), Herpes simplex virus (HSV), Human papillomavirus (HPV) dan hepatitis B.

  • Infeksi jamur

Salah satu jamur yang sering menginfeksi dan menyebabkan STIS adalah Candida albicans.

  • Infeksi parasite

Jenis parasit yang menyebabkan terjadinya STIS, yaitu Phthirus pubis dan Sarcoptes scabiei.

Beberapa jenis STIS dapat disembuhkan, namun beberapa lainnya akan menetap dan mengancam nyawa penderitanya. Salah satu contoh STIS yang mungkin sudah tak asing dan terbukti telah memakan banyak korban adalah HIV, yang berujung pada AIDS.

Mencegah STIS

Supaya terhindar dari penularan penyakit seksual alias STIS, Anda perlu mengetahui pentingnya tindakan pencegahan. Cara yang paling mudah dan tergolong murah untuk mencegah STIS adalah dengan penggunaan kondom ketika berhubungan seksual.

Namun, untuk mendapatkan manfaat tersebut, Anda mesti memilih kondom yang paling tepat. Beberapa ciri kondom yang baik dan mampu menurunkan risiko terjadinya STIS adalah:

  • Terbuat dari lateks alami, sehingga tidak mudah sobek saat digunakan.
  • Berbentuk sedikit ketat dan mampu menyesuaikan organ intim pria atau easy-on-shape, sehingga tidak terasa “klop” saat digunakan.
  • Teruji klinis mengandung bahan-bahan yang aman untuk kesehatan organ intim orang pada umumnya.

Untuk mencegah STIS, Anda juga bisa memilih jenis kondom yang lebih tebal agar mendapatkan perlindungan maksimal. Pastikan kondom tebal yang dipilih memiliki kriteria di atas.                  

Terakhir dan yang paling penting, hindari perilaku seks bebas berisiko. Jangan lupa juga untuk senantiasa menerapkan gaya hidup bersih dan sehat agar Anda dan pasangan benar-benar terhindar dari penyakit menular seksual alias STIS (Sexually Transmitted Infections) maupun kondisi berbahaya lainnya.