Breadcrumbs

Kadar IgG Rendah, Apakah Berbahaya?

dr. Bobtriyan Tanamas

Kadar IgG rendah dapat terjadi pada siapa saja dan usia berapa pun. Namun, apakah kondisi ini bisa membahayakan?

Apa jadinya bila kadar IgG dalam tubuh rendah? Apakah kondisi ini bisa membahayakan Anda? Sebelum menjawab pertanyaan ini, Anda perlu tahu apa itu IgG dan apa fungsinya bagi tubuh.

Ketika mendapat serangan infeksi dari luar, tubuh akan membuat protein khusus yang disebut imunoglobulin atau antibodi. Antibodi ini dilepaskan ke seluruh tubuh untuk membantu membunuh penyebab bakteri –seperti bakteri, virus, dan kuman.

Dari empat jenis imunoglobulin yang dibuat, immunoglobulin G atau IgG adalah yang berperan penting dalam penanda adanya infeksi.

IgG selalu ada untuk mencegah infeksi di dalam tubuh. Senyawa ini juga siap berkembang biak dan menyerang ketika zat asing masuk ke dalam tubuh. Rendahnya kadar IgG dalam tubuh adalah kondisi yang berbahaya karena Anda akan lebih rentan terkena infeksi.

Penyebab IgG rendah

Kekurangan IgG disebabkan faktor primer atau sekunder. Para peneliti belum dapat memastikan apa yang menyebabkan defisiensi IgG primer, tapi genetika diduga berperan penting dalam hal ini.

Adapun, faktor sekunder defisiensi IgG antara lain penuaan, kekurangan nutrisi, serta konsumsi obat-obatan kemoterapi dan kortikosteroid jangka panjang.

Di sisi lain, beberapa infeksi seperti, HIV, penyakit menular seksual, dan herpes genital, dapat menjadi penyebab kadar IgG rendah dalam tubuh. Karena kadar IgG rendah, tak heran penderita akan lebih rentan terkena infeksi. Kondisi ini dapat menjadi gejala dan tanda seseorang dengan kadar IgG rendah.

Beberapa infeksi yang paling sering memengaruhi orang dengan defisiensi IgG adalah:

  • Infeksi sinus dan infeksi pernapasan lainnya.
  • Infeksi saluran pencernaan.
  • Infeksi telinga.
  • Pneumonia.
  • Bronkitis yang sering kambuh. Lama-kelamaan, hal ini dapat menyebabkan kerusakan paru-paru permanen.
  • Infeksi yang menyebabkan sakit tenggorokan.
  • Infeksi yang parah dan mengancam jiwa (dalam kasus jarang).

Ketika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, dokter biasanya akan meminta melakukan tes darah spesifik untuk mengukur kadar imunoglobulin.

Beberapa tes juga bisa dilakukan pada air liur dan cairan serebrospinal (cairan di otak). Dalam beberapa kasus, dokter juga akan melihat bagaimana sistem kekebalan akan merespons setelah mendapatkan vaksin.

Kapan harus berkonsultasi dengan dokter?

Jika telah didiagnosis menderita kekurangan IgG, berkonsultasilah segera ke dokter saat Anda memiliki tanda-tanda umum infeksi, seperti demam, kedinginan atau berkeringat di malam hari.

Pengobatan penderita IgG juga tergantung pada seberapa buruk gejala dan infeksi seseorang. Jika infeksi tidak sampai mengganggu kehidupan sehari-hari, pengobatan antibiotik biasanya sudah cukup.

Namun, jika Anda mengalami infeksi yang sering atau parah dan terus datang kembali, Anda dapat melakukan perawatan berkelanjutan. Hal ini akan membantu mencegah penyakit atau mengurangi gejala atau frekuensi dari infeksi tersebut.

Biasanya, pengobatan antibiotik harian akan dilakukan untuk mencegah infeksi. Beberapa orang yang menderita infeksi parah mungkin memerlukan terapi imunoglobulin untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Untuk mencegah defisiensi IgG berulang, ada tiga hal yang dilakukan. Pertama, obati infeksi akut dengan antibiotik yang tepat. Kedua, dapat dilakukan profilaksis atau pencegahan dengan terapi penggantian IgG.

Terakhir, dengan mencegah atau mengobati penyakit paru sekunder. Penyebabnya, lesi atau luka di paru-paru dapat meningkatkan laju infeksi di paru yang akan sulit diobati.

Kadar IgG yang rendah adalah kondisi yang berbahaya karena menyebabkan tubuh rentan terkena infeksi. Jadi, jangan lupa memeriksa kesehatan secara rutin, termasuk kesehatan organ reproduksi. Selain itu, karena defisiensi IgG dapat disebabkan oleh infeksi seperti HIV, penyakit menular seksual, dan herpes genital, melakukan perilaku seks yang bertanggung jawab adalah salah satu kuncinya. Setialah pada satu pasangan seksual serta gunakan kondom terpercaya dengan kualitas terbaik.

[HNS/RH]