Breadcrumbs

Mengenal HIV dan AIDS, Apa Bedanya dan Bagaimana Mencegah Penularannya?

Sebagian besar orang sudah familiar dengan HIV/AIDS sebagai salah satu penyakit menular seksual yang berbahaya. Namun tahukah kamu, bahwa HIV dan AIDS bukanlah hal yang sama?

Apa Itu HIV dan AIDS dan Langkah Pintar Pencegahan Penyakit HIV

Penularan HIV dan Perbedaannya dengan AIDS

HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini membunuh sel-sel CD4 atau T dalam sistem imun tubuh sehingga menyebabkan kekebalan tubuh menurun drastis. Tubuh tak lagi mampu melawan penyakit dan infeksi yang umumnya mudah dilawan oleh tubuh.

HIV merupakan virus yang menyebabkan AIDS. Kepanjangan AIDS adalah Acquired Immune Deficiency Syndrome. HIV dan AIDS adalah dua hal yang berbeda. Orang-orang yang terinfeksi HIV belum tentu terkena penyakit AIDS.

AIDS adalah penyakit yang disebabkan oleh kerusakan sistem imun tubuh oleh virus HIV. Seseorang memiliki AIDS ketika ia terkena infeksi berbahaya atau ketika jumlah sel CD4 dalam tubuhnya sangat rendah. AIDS merupakan tahap akhir dari penyakit HIV dan dapat menyebabkan kematian.

Bagi orang-orang dengan HIV, umumnya dibutuhkan waktu sekitar 10 tahun untuk penyakit HIV berkembang menjadi AIDS jika tidak diobati. Pengobatan yang tepat akan memperlambat kerusakan akibat penularan HIV dan membantu penderita HIV tetap sehat hingga berpuluh tahun.

Penularan HIV dan Cara Mencegahnya

Penyebab HIV yang utama adalah aktivitas seksual yang tidak aman, misalnya tidak menggunakan kondom, sering gonta-ganti pasangan, atau akibat penggunaan jarum suntik yang tidak steril. Penularan HIV berasal dari air mani, cairan vagina, lendir anus, darah, dan ASI. Virus HIV dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka pada kulit Anda, dan melalui selaput lendir (seperti dinding vagina, rektum, dan kepala penis).

Risiko penyebab HIV diantaranya:

  1. Melakukan hubungan seks vaginal atau anal
  2. Berbagi jarum atau jarum suntik untuk obat-obatan, tindikan, atau tato
  3. Ketika darah, air mani, atau cairan vagina yang terinfeksi HIV masuk melalui luka terbuka pada kulit

Penularan HIV tidak menyebar melalui ludah, jadi kamu tidak akan tertular HIV melalui berciuman, berbagi makanan dan minuman, atau menggunakan sendok dan garpu yang sama. HIV juga tidak menular melalui pelukan, berpegangan tangan, batuk atau bersin, serta kursi toilet.

Langkah pencegahan penularan HIV adalah dengan melakukan tindakan bertanggung jawab:

  1. Selalu gunakan kondom setiap kali berhubungan seks, termasuk untuk seks oral
  2. Gunakan jarum atau jarum suntik baru yang steril
  3. Meminum obat terapi antiretroviral (ART) secara rutin bagi pengidap HIV untuk mencegah penularan ke orang lain

Dengan melakukan langkah-langkah bertanggung jawab di atas, kamu dapat melindungi diri dari risiko penyakit HIV. Jika kamu mencurigai bahwa kamu mengidap penyakit menular seksual, sebaiknya segera periksakan dirimu untuk mendapatkan pengobatan yang efektif.