Breadcrumbs

Selain Berfungsi Sebagai Birth Control, Ini Manfaat Lain Kondom

Oleh: dr. Nabila Viera Yovita dari Tim Redaksi Klikdokter

 

Tidak hanya bisa menjalankan fungsi birth control, kondom juga memiliki beberapa manfaat lain yang menguntungkan. Apa saja?

Kondom merupakan salah satu alat kontrasepsi pria yang dapat berfungsi sebagai birth control dengan mencegah terjadinya kehamilan. Untuk hal ini, rasanya semua orang sudah tahu. Namun, mungkin masih banyak orang yang belum tahu jika kondom juga memiliki manfaat lainnya. Apa saja?

Ketika digunakan secara baik dan benar, kondom pria memiliki efektivitas mencapai 98 persen. Artinya, dalam 1 tahun, hanya 2 dari 100 wanita yang partner seksualnya menggunakan kondom pria dengan baik dan benar akan hamil.

Pada wanita yang partner seksualnya tidak menggunakan kondom dengan baik dan benar, angka tersebut akan meningkat hingga sebesar 18 dari 100. Inilah mengapa kondom disebut efektif dalam menjalankan fungsi birth control.

 

Manfaat kondom selain mencegah kehamilan

Selain fungsi birth control, kondom juga berperan dalam mencegah penularan infeksi menular seksual –seperti klamidia dan gonore. Hal ini berkat perannya yang disebut metode barrier, yaitu kemampuannya dalam membentuk dinding di antara cairan semen dengan cairan tubuh lainnya yang diproduksi vagina, dubur, maupun mulut.

Kondom terbukti hampir 100 persen efektif dalam mencegah penularan virus HIV. Namun, untuk mencegah penularan virus HPV, efektivitas kondom masih lebih rendah. Sebab, HPV dapat menginfeksi area lain yang tidak diproteksi kondom, seperti skrotum.

Namun, selain sebagai birth control dan mencegah infeksi menular seksual, kondom pria juga memiliki beberapa manfaat lainnya jika digunakan dengan baik dan benar, yaitu:

  • Hanya perlu digunakan saat berhubungan seksual, sehingga tidak membutuhkan persiapan khusus dalam memakainya.
  • Dalam sebagian besar kasus, penggunaan kondom relatif tidak memiliki efek samping
  • Mudah didapatkan dan memiliki berbagai variasi ukuran, bentuk, bahkan rasa.

 

Seperti apa kondom yang seharusnya dipilih?

Pada umumnya, kondom terbuat dari bahan lateks karena sifatnya yang lentur dan dapat mengakomodasi berbagai ukuran penis pria. Ukuran yang variatif dan fleksibel tersebut juga membuat kondom dapat melekat pada penis, sehingga tidak terlalu sempit maupun longgar. Dengan begitu, kemungkinan terjadinya kebocoran atau sperma tumpah pun semakin kecil.

 

Oleh sebab itu, untuk mendapatkan fungsi birth control, mencegah infeksi menular seksual, dan manfaat lainnya, kondom berbahan lateks alami, serta memiliki desain lebih ketat dan mengikuti bentuk organ intim pria atau easy-on shape, sehingga lebih pas dan nyaman dipakai, adalah pilihan terbaik saat Anda dan pasangan memutuskan untuk menggunakan kondom pria.

 

Untuk menambah sensasi dan membuat hubungan seksual menjadi lebih menyenangkan, permukaan kondom telah dibuat khusus dengan tekstur yang beragam, mulai dari yang konvensional, berbintik, bergaris, hingga beraroma. Anda bisa memilih sesuai keinginan, karena telah terbukti aman saat digunakan.

 

Setelah memilih kondom yang sesuai, untuk menambah kenyamanan hubungan seksual, Anda dapat menambahkan lubrikan berbasis air dengan pH yang sesuai dengan pH vagina yang sehat. Namun, hindari penggunaan pelumas berbasis minyak seperti pelembap, losion, atau petroleum jelly karena dapat merusak kondom berbahan lateks.

 

Jadi, kondom telah terbukti efektif menjalankan fungsi birth control dan menurunkan risiko penularan infeksi menular seksual. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan manfaat lain kondom karena kepraktisannya dan tanpa efek samping. Untuk memberikan kenyamanan pada Anda dan pasangan, pilihlah kondom yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.

 

[MS/ RH]