Breadcrumbs

Semua Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Alat Kontrasepsi IUD

Sebagian dari kamu pasangan muda yang baru menikah atau pasangan yang ingin membatasi jumlah anak pasti sedang mencari informasi mengenai alat kontrasepsi yang tepat untuk mencegah terjadinya kehamilan. Salah satu pilihan kamu mungkin sudah tertuju ke alat kontrasepsi IUD.

IUD sendiri adalah kepanjangan dari Intra Uterine Device, yaitu alat kontrasepsi jangka panjang berbentuk huruf T yang dimasukkan ke dalam rahim untuk mencegah kehamilan. Berbeda dengan alat kontrasepsi kondom yang minim efek samping dan mudah digunakan, alat kontrasepsi IUD ini lebih kompleks dari penggunaan dan efek samping yang dihasilkan saat atau setelah penggunaan.

IUD terdiri atas 2 jenis, IUD berlapis tembaga dan IUD hormonal. Untuk jenis alat kontrasepsi IUD yang dilapisi tembagai, cara kerjanya dengan menghalangi sperma membuahi sel telur sehingga mempersulit terjadinya pembuahan di dalam rahim. Sementara itu, IUD hormonal dilapisi oleh hormon progestin yang membuat cairan serviks lebih kental dan membuat lapisan rahim menipis sehingga sperma tidak bisa masuk ke rahim dan tidak terjadi pembuahan.

Dilihat dari segi keefektifannya, alat kontrasepsi IUD cukup efektif dalam mencegah terjadinya kehamilan. Namun, perlu diketahui bahwa banyak efek samping yang dihasilkan setelah memasang alat kontrasepsi ini. Efek samping yang dirasa, mulai dari pusing, mual, munculnya jerawat, pegal linu, dan PMS hingga pendarahan saat menstruasi.

Walaupun banyak kekurangannya, IUD juga memiliki kelebihan. Alat kontrasepsi IUD bisa dilepas kapan saja walaupun tidak mudah dan kamu tidak perlu takut untuk tidak subur karena kesuburan pada perempuan yang memakainya akan normal kembali setelah IUD dilepas dari rahim pemakainya.

Selain dari penjelasan tadi, terdapat fakta lain yang kamu perlu ketahui seperti dikutip dari laman WebMD.

Kelebihan IUD

  • Tahan Lama
  • Tidak ribet. Setelah terpasang, kamu dan pasangan tidak usah pikir aneh-aneh
  • Bayar cukup sekali
  • Aman digunakan bagi yang sedang menyusui

Siapa yang bisa memakai IUD

  • Perempuan yang sehat tidak berpenyakit

Siapa yang tidak bisa memakai IUD

  • Perempuan yang memiliki penyakit seksual menular atau memiliki infeksi pada bagian panggul
  • Perempuan yang memiliki kanker serviks atau rahim
  • Perempuan yang memiliki pendarahaan di bagian vagina

Tujuan utama menggunakan alat kontrasepsi IUD adalah untuk mencegah terjadinya proses pembuahan antara sel telur dan sperma sehingga bisa dijadikan cara untuk mencegah kehamilan. Namun, tidak perlu risau penggunaan alat kontrasepsi tersebut tidak mempengaruhi kemampuan untuk memiliki anak di masa akan datang atau setelah selesai penggunaan. Jika suatu saat ingin berhenti menggunakan IUD, kamu sebaiknya mengkonsultasikan ke dokter terdekat untuk mencabut IUD dari rahim kamu dan pastikan agar siklus kamu kembali normal sesegera mungkin setelah IUD dicabut.