Breadcrumbs

Teruntuk Kamu yang Lebih Memilih Cinta Sejati

Ada yang bilang dunia susah ditebak, tapi percaya deh kalo ada yang lebih susah ditebak, namanya cinta. Pernah merasa bingung ngga sih atau mungkin sekadar bertanya-tanya bagaimana seseorang dari tempat yang berbeda, warna kulit yang ngga terlalu sama, latar belakang suku, dan mungkin bahasa yang berbeda bisa menjadi satu atas nama cinta. Cinta memang bisa datang kapan saja, oleh siapa saja, dalam media apa saja, dan dalam bentuk apa saja. Cinta banyak sebutannya, seperti cinta monyet, cinta pertama, dan cinta sejati. Tapi, dari ketiga cinta tersebut ada cinta yang paling sulit untuk dilakukan, yaitu cinta sejati.

Seseorang yang datang kepada kamu dan mencintai kamu bisa jadi merupakan cinta monyet atau mungkin juga cinta pertama, tetapi dua cinta itu belum tentu akan berakhir menjadi cinta sejati, lho. Perlu banyak tahapan yang bisa menjadikan cinta itu bermetamorfosis menjadi cinta sejati.

Cinta Sejati Butuh Pengorbanan Lebih

Sebagian orang mungkin menganggap bahwa orang yang selalu menanyakan “kamu sudah makan siang atau belum” atau “lagi apa” berarti dia udah sayang beneran dan jatuh cinta kepadanya. Tapi tahu ngga sih kalo hal seperti itu terlalu klise banget untuk dikatakan sebagai cinta sejati. Cinta sejati itu butuh pengorbanan yang tulus dari satu orang ke orang lainnya.

Cinta Sejati Itu Tidak Ada Kata Cemburu

Rasa memiliki bukan berarti harus memiliki rasa cemburu yang berlebihan kepada orang yang dicintainya. Mungkin sebagian orang percaya kalo kita ngga punya rasa cemburu kepada pasangan berarti belum sayang beneran atau belum cinta-cinta banget. Padahal, cinta sejati itu justru butuh kedewasaan satu sama lain sehingga dua belah pihak baik kamu maupun dia tetap merasa bahagia dan puas tanpa harus diganggu dengan rasa cemburu atau jeles yang berlebihan.

Cinta Sejati Itu Ngga Ada Rasa Takut

Dalam membina hubungan percintaan, kamu mungkin bisa punya banyak banget emosi yang suatu saat bisa terkumpul jadi satu. Namun, pada akhirnya, emosi-emosi yang ngga diperlukan itu akan berubah sehingga yang kamu punya tetap cinta, tetap saling cinta. Ngga ada rasa takut untuk melewati itu semua dan pada akhirnya cinta sejati akan memberikan kamu kebahagiaan dan kepuasan. Hindari rasa takut dalam benci, insecure, dan cemburu yang berlebihan agar kamu bisa merasakan indahnya cinta sejati.

Cinta Sejati Itu Saling Mengerti dan Menerima Perbedaan

Kaya yang dibilang diawal, kita itu beda-beda, ngga sama. Punya asal tempat yang berbeda, warna kulit yang tidak terlalu sama, latar belakang suku, dan mungkin bahasa yang berbeda.  Mungkin satu orang dengan orang lainnya bahkan punya pandangan dan pengalaman yang berbeda dalam melihat sesuatu. Namun, kalo namanya cinta sejati, semua perbedaan itu ngga akan jadi masalah.

Pada akhirnya, kamu juga sih yang tahu kamu masih ada di posisi mana dan nyamannya di mana. Mau apa pun sebutannya, percayalah kalau cinta sejati itu adalah cinta yang tepat untuk membuat kamu lebih aman, nyaman, dan dewasa satu sama lain.