Breadcrumbs

Persiapan dan Solusi Kehamilan yang Tidak Diinginkan

Solusi kehamilan yang tidak diinginkan dimulai dengan perencanaan yang matang, tidak hanya dari dirimu, namun juga bersama pasanganmu.

Kehamilan tidak diinginkan merupakan salah satu masalah berkeluarga yang cukup besar dampaknya. Dampaknya tidak cuma pada saat kehamilan atau persalinan, namun juga dapat berjangka panjang. Kehamilan tidak diinginkan dapat berpengaruh pada kesehatan ibu dan anak, serta masalah finansial dan kesiapan mental dari kedua orangtua.

 

Gejala Kehamilan yang Perlu Diketahui

Wanita yang sudah pernah hamil mungkin bisa mengetahui tanda-tanda kehamilan secara langsung. Namun, setiap wanita mengalami gejala kehamilan yang berbeda-beda. Banyak juga wanita yang berpikir gejala kehamilan merupakan gejala menstruasi, karena memang gejalanya cukup mirip.

Tanda-tanda kehamilan akan muncul ketika sel telur telah melekat pada rahim. Umumnya, gejala kehamilan meliputi:

  • Kram dan pendarahan vagina: gejala ini sangat mirip dengan gejala yang dialami wanita ketika akan menstruasi. Bercak darah dapat muncul akibat pendarahan implantasi, yang terjadi setelah sel telur dibuahi.
  • Payudara membesar: Perubahan hormon yang terjadi saat hamil mengakibatkan terjadinya pembesaran payudara, terutama pada aerola di seputar puting.
  • Mual: banyak wanita hamil yang mengalami gejala mual dan muntah yang biasanya terjadi di pagi hari.
  • Tidak mengalami menstruasi: biasanya kamu akan menyadari kehamilan setelah melewatkan satu siklus menstruasi. Namun menstruasi yang terlambat bukan pasti berarti kehamilan. Ada banyak faktor kesehatan lainnya yang dapat menyebabkan gangguan menstruasi.

 

Solusi Kehamilan yang Tidak Diinginkan

Nah, solusi kehamilan yang tidak diinginkan tentunya dimulai dengan memahami pengetahuan seputar perencanaan keluarga yang tepat. Ada beberapa aspek yang penting kamu ketahui untuk menyiapkan waktu yang tepat untuk berkeluarga. 

Melalui empat langkah PDKT di bawah ini, kamu bisa lebih mempersiapkan diri dan mendapatkan solusi kehamilan yang tidak diinginkan yang tepat.

 

  1. Pahami Kesiapan Kamu Sendiri

Dengan memahami dirimu sendiri, kamu bisa mengetahui kapan waktu yang tepat untuk hamil dan memiliki anak. Sangat penting untuk mempertimbangkan berbagai aspek kehidupanmu, mulai dari kesehatan fisik, motivasi dan tujuan hidup, hingga kesiapan secara mental dan pikiran. Memiliki anak merupakan komitmen yang sangat besar dan berlangsung seumur hidup, maka, sama seperti saat memutuskan untuk menikah dengan seseorang, sebaiknya kamu juga memikirkan secara mendalam sebelum mempunyai anak. 

 

  1. Diskusikan Kesiapan Bersama

Sangat penting bagi pasangan untuk saling transparan dan berdiskusi secara terbuka mengenai hal-hal yang akan memengaruhi kehidupan keluarga mereka berdua, termasuk dalam hal memiliki anak. Tidak hanya mengenai implikasi dan komplikasi kesehatan yang mungkin akan terjadi pada ibu dan anak, namun juga perencanaan jangka panjang seperti finansial, waktu, dan kesiapan mental.

 

  1. Konsultasikan Dengan Tenaga Kesehatan

Sebelum memutuskan untuk hamil, ada baiknya kamu dan pasangan berkonsultasi dengan ahli kesehatan. Dokter kandungan dapat memeriksa kondisi kesehatan kamu berdua dan memberikan saran terkait kehamilan tidak diinginkan.

 

  1. Tentukan Metode Kontrasepsi

Salah satu solusi kehamilan yang tidak diinginkan adalah dengan menggunakan kontrasepsi. Kondom adalah pilihan kontrasepsi terbaik, karena tidak hanya berfungsi mencegah kehamilan tidak diinginkan, namun juga mencegah penularan penyakit seksual.

Kondom dianggap sebagai metode kontrasepsi terbaik karena bersifat non-hormonal, gampang dipakai dan mudah ditemukan di banyak tempat. Bahkan, kamu bisa membeli kondom di minimarket terdekat.

 

Untuk menghindari kehamilan tidak diinginkan, sayangilah pasanganmu dan terapkan empat langkah PDKT di atas!